Senin, 15 Juli 2013

Aktivitas Fanbes di Awal Ramadan (Radar Brebes)

Forum Anak Brebes (Fanbes) bukan hanya sekedar kumpulan anak-anak sekolahan saja. Namun mereka memiliki segudang aktivitas kreatif dan sosial terhadap lingkungan sekitarnya, khususnya anak-anak. Seperti yang dilakukan di awal Ramadan ini, sejumlah kegiatan dari anak-anak Fanbes yang tersebar di 17 kecamatan dan desa mengisi kegiatan Ramadan mereka.
Mulai dari buka bersama, diskusi sambil ngabuburit dan bakti sosial, menjadi ajang kegiatan kreatif mereka sendiri. Sebagai komunitas anak, mereka juga mempunyai kepedulian terhadap lingkungannya, seperti membantu korban gempa di Aceh dan Salem, serta saling berbagi dengan anak-anak penghuni Panti Asuhan Putera Muslimat Brebes.
Untuk membantu korban gempa, Fanbes didampingi Forum Peduli Anak (FPA) melakukan penggalangan dana ke tengah masyarakat langsung. Seperti di persimpangan jalan, dan juga meminta bantuan kepada para dermawan dan donatur. Semuanya itu dilakukan dengan semangat untuk membantu dan berbagi bersama, khususnya bagi yang terkena musibah. Dari penggalangan dana tersebut, terkumpul Rp 3,368 juta.
"Kegiatan ini merupakan salah satu rangkain Hari Anak Nasional pada 23 Juli mendatang. Kita juga akan menggalang seribu tanda tangan untuk peduli terhadap anak," kata Rahmi Cahya Ardianti, Ketua Panitia Baksos Fanbes, yang juga siswi SMAN 1 Brebes.
Sementara Ketua Fanbes Nuzulul Vika Aulia, tema HAN yang akan datang yakni Optimalisasi Pemenuhan Hak Anak sebagai Representasi Kabupaten Layak Anak. Dengan tema itu, katanya, anak-anak khususnya di Kabupaten Brebes akan semakin diperhatikan dengan dipenuhi hak-haknya.
Sementara salah satu pembina Fanbes, Dra Rini Pujiastuti menambahkan, kegiatan anak-anak Fanbes itu dilakukan dan direncanakan sendiri. Pihaknya hanya sekedar mendampingi dan mengarahkan saja. "Mereka sudah kreatif sendiri, dengan masing-masing kegiatan di setiap kecamatan yang ada, termasuk di lima desa layak anak," tandasnya.
Diharapkan, dengan kreativitas itu, mereka bukan hanya menjadi anak kreatif saja, tetapi juga bisa membantu dan bermanfaat bagi anak-anak yang lain, yang membutuhkan sentuhan dan bantuan. Seperti kegiatan di Panti Asuhan Putera Muslimat, mereka secara mandiri menggalang dana dan iuran untuk membantu kebutuhan anak-anak panti. Di antara buku, alat tulis dan sebagianya.
"Mereka juga mengajak anak-anak dengan permainan yang menyenangkan. Itu wujud kebersamaan anak-anak, apalagi ada juga penghuni panti yang pernah menjadi pengurus Fanbes, yakni Wal Ikhrom," ujarnya.
Sementara Ketua Forum Pendamping Anak (FPA) Brebes Adi Assegaf mengaku bahagia dengan kegiatan adik-adiknya tersebut. Selain kreatif, mereka juga mandiri dengan kegiatan yang tanpa dibiayai dari anggaran daerah. "Kita mengucapkan terima kasih kepada masyarakat dan donatur yang telah membantu kegiatan anak-anak Fanbes," ujarnya. (m riza pahlevi)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar